Tagged with Leiden

Di Leiden Dia Berada

Hampir tiga bulan berlalu, Trey tidak pernah lagi mengirim email untukku. Setiap pagi ketiga menyalakan komputer dan membuka email, terus terang di hati ini ada harapan, siapa tahu Trey mengirim email. Ya, memang hanya sebuah email, hanya beberapa baris kata yang mungkin kelihatannya sepele dan tak berguna. Tapi entah mengapa, barisan-barisan kalimat itu sepertinya menghadirkan … Continue reading »