Filed under Novel

Lebih Dari Seribu

Bagi seorang penulis novel pemula seperti saya, mendapatkan royalti kemudian menjadi jutawan belumlah menjadi tujuan Tanpa bermaksud merendah, jujur…bagi saya ketika naskah novel saya sudah menemukan penerbitnya sudahlah menjadi suatu hal yang sangat membahagiakan. Bukan berarti saya akan berhenti “mengurusi” sang novel ketika dia sudah berada di tangan penerbit. Bagaimanapun sebisa mungkin, saya akan mempromosikan … Continue reading »

Wanita Dalam Cerita

Meski tak yakin bisa menang, akhirnya saya ikut lomba menulis novel “Wanita Dalam Cerita” yang diadakan Bentang Pustaka. Naskah novel ini sebenarnya sudah lama tapi saya poles sana sini dalam waktu tiga jam sebelum deadline pengiriman naskah. Ini terjadi karena saya salah ingat tanggal deadline. Kirain masih sebulan lagi, ternyata hari itu adalah batas terakhir … Continue reading »

Kenapa “CINTA DODOD”?

Ini novel ke-empat saya, diterbitkan secara self published (lagi) lewat Leutikaprio. Banyak yang bertanya, kenapa sih judulnya “CINTA DODOD”? Haha…entahlah, saya juga tidak punya alasan khusus untuk memakai judul itu. Cuma yang kepikir itu aja pas mau nentuin judulnya. Yang ingin tahu sinopsisnya, bisa baca di sini ya, kawan

Pemenang Kuis “Seperti Janji Kita”

Tiga pemenang kuis “Seperti Janji Kita” adalah Alia, Melly, Usagi. Masing-masing akan mendapatkan satu novel “Seperti Janji Kita”. Segera kirim alamat lengkap kalian ke sepertijanjikita@gmail.com, ya.. Dan sebagai ucapan terimakasih saya pada kawan semua, peserta kuis “Seperti Janji Kita” yang kebetulan tidak terpilih sebagai pemenang akan mendapatkan diskon 10% untuk pembelian satu novel “Seperti Janji … Continue reading »

Daftar Peserta Kuis “Seperti Janji Kita”

Ternyata setelah saya umumkan daftar peserta sementara pada tanggal 22 April 2011 yang lalu, masih ada beberapa peserta yang mengirimkan tulisannya. Ya, kuis memang ditutup pada tanggal 26 April 2011, jadi wajar saja kalau masih ada yang mengirimkan tulisannya setelah tanggal 22 April kemarin. Berikut lanjutan daftar peserta kuis “Seperti Janji Kita”

Seperti Janji Kita

  apakah waktu mampu menghapus luka? mampukah waktu menumbuhkan cinta di hati yang pernah terluka karena pahitnya cinta? Dan inilah novel ketiga saya “Seperti Janji Kita”. Novel ini diterbitkan melalui nulisbuku. Kawan tidak akan menemukannya di toko buku, tapi tentu saja kawan bisa memilikinya dengan memesan lewat nulisbuku di sini. Atau pesan lewat saya lewat … Continue reading »

Apakah kamu juga akan kembali memaksaku untuk mengerti bahwa cinta tidak harus saling memiliki?

….. “Kenapa kita nggak bisa seperti yang dulu lagi? Saling cerita, bercanda atau tertawa bersama. Aku hanya ingin kamu kembali seperti dulu, aku nggak mau kehilangan kamu. Kamu sahabat terbaikku.” mata perempuan itu berkaca-kaca, menatap seorang laki-laki berwajah acuh yang duduk di sampingnya. “Karena kita memang harus berubah, Ra. Kita nggak mungkin bisa seperti dulu … Continue reading »

Coming Home

Tanpa kau sadari, bisa saja ternyata kau sudah berhasil membangkitkan semangat seseorang. Membangunkannya dari mati suri atau menyadarkannya dari sebuah lamunan panjang tak berarti. Dan aku tersadar… Ada rasa kagum, salut dan kaget waktu dia mengumumkan kabar akan terbitnya novel ke sembilannya. Sembilan! Ya, sembilan! Rasanya baru beberapa bulan yang lalu saya membaca RINDU – … Continue reading »

……..

…. Lalu seperti yang sudah-sudah, pembicaraan kita akan terhenti begitu saja. Kita lalu beku dalam diam. Tanpa kesepakatan, tanpa ada titik, tanpa ada akhir dari awal yang sudah kita rangkai sebelumnya. Seperti asap yang kemudian hilang di belantara udara,

sudah pernah dikirim ke Gagasmedia, tapi ditolak dengan hormat

Baiklah! Sepertinya ada baiknya saya melakukan saran Mas Donny yang nggak pernah kehabisan ide untuk update blog dua kali seminggu ituh..hihiih.. Kali ini saya akan memposting sinopsis novel saya, novel ini selesai ditulis pada akhir tahun 2007. Sudah pernah dikirim ke Gagasmedia, tapi ditolak dengan hormat.

dari sebuah novel..

“Saya tidak akan memberatkan langkah saya dengan asumsi-asumsi dan tuntutan-tuntutan kalian. Saya melangkah bukan tanpa pertimbangan, bukan tanpa pengorbanan. Mengapa kalian seolah-olah lebih tahu apa yang terbaik buat saya?” Trey menatap perempuan yang duduk di depannya. “Tapi kami melakukan semua ini karena kami menyayangi kamu, Rey. Karena kami perduli sama kamu!” ujar perempuan berambut sebahu … Continue reading »

start it now!

New year, after long time stop writing I decide to start writing again on the first day of 2010. I don’t know what happened to me so I can be so lazy and so difficult to start writing a novel. Is this named “writing block” ? Maybe ya… But I start it now, promised to … Continue reading »